Aplikasi “Game Booster” mengklaim mereka bisa meningkatkan kinerja gaming dengan satu klik, menjadikan PC Anda ke dalam “Game Mode” dan mengalokasikan semua sumber daya yang ada untuk game. Tapi apakah hal tersebut benar-benar melakukan pekerjaan ?
Game dalam PC berbeda dari game dalam konsol. Konsol mengerjakan metode operasi minimum yang dioptimalkan untuk game, namun PC melaksanakan sistem operasi untuk berbagai tujuan mirip Windows yang melaksanakan hal-hal lain di background.
Apa yang Dilakukan “Game Booster”
Berikut yaitu bagaimana Razer Game Booster menjelaskan fitur “Game Mode” dalam produknya:
Fitur ini berfokus pada game Anda dengan mematikan sementara fungsi dan aplikasi yang tidak perlu, menempatkan semua sumber daya komputer Anda untuk gaming, yang memungkinkan Anda memasuki zona game dengan cara yang sebaiknya dimainkan tanpa membuang-buang waktu untuk mengubah pengaturan atau konfigurasi.
Pilih game Anda, klik tombol “Launch” dan biarkan kami melakukan sisanya untuk menghemat stres pada komputer dan memajukan frame per second.
Dengan kata lain, program ini memungkinkan Anda untuk menentukan game dan menjalankannya lewat utilitas game booster. Bila Anda melakukannya, Game Booster secara otomatis akan menutup semua program yang berjalan di backgroud pada komputer Anda, secara teoritis mengalokasikan lebih banyak sumber daya komputer Anda untuk game.
“meningkatkan secara optimal dalam satu-klik” ini ialah inti dari program Game Booster, meskipun mereka juga mendukung fitur yang lain. Sebagai teladan, mereka mungkin memberikan driver yang telah out of date, meskipun biasanya Anda cuma perlu mencentang “check update automatically”, dan driver grafis secara otomatis memeriksa update dikala ini.
Razer Game Booster juga memungkinkan Anda untuk melihat proses apa saja yang mau secara otomatis ditutup saat Game Mode diaktifkan. Proses ini akan dikerjakan lagi ketika Anda meninggalkan Game Mode. Anda bebas untuk menyesuaikan proses-proses yang ingin ditutup dan yang ingin terus diaktifkan.
Kami mencurigai janji-janji mereka, jadi kami menjalankan beberapa alat benchmark – baik dengan dan tanpa Razer “Game Mode” diaktifkan.
Berikut yaitu beberapa hasil benchmark yang diambil dari sistem kami, yang dilakukan dengan pengaturan grafis tinggi:
Batman: Arkham Asylum
- Minimum: 31 FPS
- Maximum: 62 FPS
- Average: 54 FPS
Batman: Arkham Asylum (menggunakan Game Booster)
- Minimum: 30 FPS
- Maximum: 61 FPS
- Average: 54 FPS
Yang cukup menawan, benchmark tersebut bahu-membahu sedikit lebih lambat ketika Game Mode diaktifkan. Namun, Hasilnya tetap baik dalam margin of error. Game Mode tidak memperlambat apa pun, tetapi juga tidak mempercepat apa-apa. Game Mode tidak melakukan apa-apa sama sekali.
Metro 2033
- Average Framerate: 17.67 FPS
- Max. Framerate: 73.52 FPS
- Min. Framerate: 4.55 FPS
Metro 2033 (menggunakan Game Booster)
- Average Framerate: 16.67 FPS
- Max. Framerate: 73.59 FPS
- Min. Framerate: 4.58 FPS
Dengan mengaktifkan Game Mode, alhasil tetap baik dalam margin of error. Framerate rata-ratanya sedikit lebih lambat, meskipun maksimum dan minimum framerate lebih tinggi.
Dengan mengaktifkan Game Mode, hasil kami sungguh-sungguh menjadi yang lebih rendah. Ini bukan alasannya Game Mode melaksanakan sesuatu yang salah. Sebaliknya, kemungkinan bahwa task di background yang memakai sumber daya lebih banyak selama Game Mode diaktifkan. Game Mode menjajal untuk menghemat gangguan tersebut, tetapi Windows yaitu sistem operasi yang rumit dengan banyak bagian yang bergerak dan tidak ada cara untuk menghentikan segala sesuatu yang berjalan di background. Game Mode telah mencobanya, cuma saja tidak bisa menyampaikannya.
Perlu dicatat bahwa hasil benchmark ini tidak akan berlaku untuk semua komputer. Karena cara Razer Game Booster bekerja, orang-orang yang mempunyai ratusan acara yang berlangsung di background akan menyaksikan peningkatan yang kasatmata sementara orang-orang yang cuma melaksanakan beberapa program ringan di background tidak akan menyaksikan kenaikan apapun. Hasil benchmark ini memberi kita citra perihal berapa banyak “Game Mode” mengembangkan kinerja pada komputer tipikal dengan jumlah program background yang wajar.
Apakah Game Booster Berguna?
Sebuah program Game Booster cuma melakukan sesuatu yang sudah mampu Anda kerjakan sendiri. Sebagai pola, jikalau Anda memiliki BitTorrent client yang berjalan di latar belakang, men-download file dan menggunakan hard drive, ini akan mengembangkan waktu loading game sebab game harus bersaing dengan BitTorrent client untuk mengakses hard drive. Program Game Booster secara otomatis menutup BitTorrent client saat Anda melakukan game memang akan meningkatkan penampilan game, namun Anda sendiri juga bisa saja mempercepat penampilan game dengan menutup BitTorrent client atau menghentikan download ketika Anda akan bermain game.
Pada komputer terbaru, acara yang berjalan di background biasanya tidak menggunakan sejumlah besar sumber daya dan lazimnya tetap di utilisasi CPU 0% ketika tidak melakukan apapun. Anda mampu memeriksanya sendiri dengan membuka Task Manager — Anda mungkin tidak akan melihat banyak program background menguras waktu CPU.
Sebuah program Gaming Booster hanyalah jalan pintas yang memungkinkan Anda untuk mengawali game tanpa mengurus program-program yang berlangsung di desktop Anda sendiri. Ini tidak akan meningkatkan kinerja gaming PC Anda besar-besaran.
Kita juga harus mencatat bahwa alat tersebut mungkin sering memperlihatkan fitur-fitur yang mampu berkhasiat bahkan untuk user yang lebih terlatih. Sebagai acuan, Razer Game Booster menunjukkan fitur Screen Capture seperti milik FRAPS untuk merekam layar Anda. Namun, Game Mode itu sendiri sepertinya tidak begitu berguna selain suatu shortcut.