Multimedia adalah sebuah media dan konten yang menggunakan kombinasi bentuk konten yang berbeda. Istilah ini mampu digunakan selaku kata benda (sebuah media yang berisi campuran dari beberapa bentuk konten) atau sebagai kata sifat yang menggambarkan media yang memiliki beberapa bentuk konten. Istilah ini berbeda dengan media yang hanya memakai bentuk-bentuk tradisional dari bahan cetak atau buatan tangan. Multimedia tergolong kombinasi bentuk konten dari teks, audio, gambar diam, animasi, video, dan interaktivitas. Dengan kata lain, multimedia yaitu penggunaan komputer untuk menyuguhkan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna mampu melaksanakan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi
Multimedia biasanya direkam dan diputar, ditampilkan atau diakses oleh perangkat pembuatan gosip konten, seperti perangkat komputer dan elektro, tetapi juga mampu menjadi bab dari live performance. Multimedia (sebagai kata sifat) juga menggambarkan perangkat elektronika media yang dipakai untuk menyimpan dan mengalami konten multimedia. Multimedia dibedakan dari adonan media dalam seni rupa; dengan memasukkan audio, misalnya, mempunyai lingkup yang lebih luas. Istilah “rich media”(media yang kaya) ialah sinonim untuk multimedia interaktif. Hypermedia dapat dianggap salah satu aplikasi multimedia tertentu.
Multimedia secara garis besar mampu dibagi menjadi kategori linear dan non-linier. Konten linear aktif berlangsung tanpa kendali navigasi untuk penampil mirip penyajian bioskop. Konten non-linear memberikan interaktifitas pengguna untuk menertibkan perkembangan seperti yang digunakan dengan game komputer atau digunakan dalam pembinaan berbasis komputer. Hypermedia ialah contoh konten non-linear.
Presentasi multimedia dapat ditayangkan secara langsung ataupun direkam. Sebuah rekaman presentasi memungkinkan interaktivitas melalui metode navigasi. Sebuah presentasi multimedia langsung mampu memungkinkan interaktivitas melalui interaksi dengan presenter atau pemain.
Presentasi multimedia mampu dilihat oleh orang di atas panggung, diproyeksikan, dikirimkan, atau dimainkan secara lokal dengan media player. Siaran mungkin ialah rekaman atau penyajian multimedia langsung. Siaran dan rekaman dapat berbentukteknologi media elektro analog ataupun digital. Digital multimedia online dapat didownload ataupun distreaming. Multimedia streaming mungkin berupa siaran eksklusif ataupun on-demand/menurut undangan.
Permainan dan simulasi multimedia mampu dipakai dalam lingkungan fisik dengan efek khusus, dengan beberapa pengguna dalam suatu jaringan online, atau secara lokal dengan komputer offline, sistem game, ataupun simulator.
Berbagai format teknologikal atau digital multimedia mungkin dimaksudkan untuk memajukan pengalaman pengguna, contohnya untuk membuatnya lebih mudah dan lebih cepat untuk menyampaikan gosip. Atau dalam hiburan atau seni, untuk mengembangkan pengalaman sehari-hari.
Peningkatan tingkat interaktivitas dapat dimungkinkan dengan memadukan berbagai bentuk konten media. Multimedia online semakin hari kian menjadi berorientasi objek dan digerakkan oleh data (data-driven), memungkinkan aplikasi dengan kerja sama inovasi pengguna (end-user) dan personalisasi pada aneka macam bentuk konten dari waktu ke waktu. Contoh kisaran ini dari aneka macam bentuk konten di situs Web seperti galeri foto dengan kedua gambar (foto) dan judul (teks) yang user-update, hingga simulasi yang koefisien, acara, gambaran, animasi atau video yang dimodifikasi, yang memungkinkan “pengalaman” multimedia mesti diubah tanpa pemrograman ulang. Selain melihat dan mendengar, teknologi Haptic memungkinkan objek virtual untuk dicicipi. Teknologi gres yang melibatkan delusi rasa dan wangi juga mampu meningkatkan pengalaman multimedia.
Sejarah istilah
Istilah “multimedia” dikenalkan oleh Bob Goldstein (yang kemudian menjadi ‘Bobb Goldsteinn’) untuk mengiklankan pembukaan pertunjukkan “LightWorks at L’Oursin” nya pada Juli 1966 di Southampton, Long Island. Pada tanggal 10 Agustus 1966, Richard Albarino Varietas meminjam terminologi, laporan: “Brainchild of songscribe-comic Bob (‘Washington Square’) Goldstein, the ‘Lightworks’ is the latest multi-media music-cum-visuals to debut as discothèque fare.” (gagasan komik songscribe Bob (‘Washington Square’) Goldstein, ‘Lightworks’ ialah multimedia musik dan visual modern untuk debut sebagai ongkos diskotek) “Dua tahun lalu, pada tahun 1968, perumpamaan “multimedia” itu kembali diadaptasi untuk menggambarkan karya seorang konsultan politik, David Sawyer, suami dari Iris Sawyer—salah satu produsen Goldstein di L’Oursin.
Dalam empat puluh tahun berselang, kata tersebut telah diambil untuk arti yang berlawanan. Pada simpulan 1970-an ungkapan ini digunakan untuk menerangkan penyajian yang terdiri dari slide multi-proyektor yang memberikan waktunya untuk track audio. Namun, pada tahun 1990-an ‘multimedia’ mengambil makna seperti ketika ini.
Pada tahun 1993 dalam edisi pertama “McGraw-Hill’s Multimedia: Making It Work”, Tay Vaughan menyatakan “Multimedia yakni kombinasi teks, seni grafis, bunyi, animasi, dan video yang diantarkan oleh komputer. Ketika Anda membiarkan pengguna – penonton dari proyek – untuk menertibkan apa dan kapan elemen ini disampaikan, itu yaitu multimedia interaktif. Bila Anda menawarkan struktur bagian terkait di mana pengguna mampu menavigasi, multimedia interaktif berkembang menjadi hypermedia.
Setup multimedia (multi-gambar) untuk peluncuran Mobil New Ford 1988, Agustus 1987, Detroit, MI
(Ip V4: Jenis-Jenis Alamat Ip Broadcast


