Anda Dosen, Peneliti, atau Mahasiswa Pascasarjana?
Jika iya, maka artikel ini akan membantu Anda yang ingin mempublikasikan hasil penelitian ke Jurnal yang terindex Scopus. Kita semua tau, untuk masuk ke Jurnal terindex Scopus memang tidak gampang. Banyak tahapan maupun revisi yang harus dilalui sampai bisa diterima dan di-publish. Tidak sedikit juga bahkan yang telah rejected sebelum di-review.
1. Pelajari Video Berikut
2. Cobalah untuk Mengikuti Konferensi dengan Luaran Publikasi di Jurnal Terindex Scopus
Bagi Anda yang baru memulai atau sudah mencoba memasukkan paper ke Jurnal Scopus namun masih tetap gagal, Anda mampu mencoba cara ini. Memasukkan paper ke dalam conferences dengan luaran Jurnal Scopus relatif lebih mudah dan cepat. Lebih gampang alasannya penyelenggara conference biasanya memberikan jumlah kuota yang cukup banyak untuk paper yang diterima, sehingga kemungkinan lolos lebih besar. Lebih cepat sebab conferences memiliki tanggal deadline pengumpulan paper dan biasanya dalam waktu satu tahun paper telah mampu publish. Selain itu, sebagian besar reviewer di conference akan menuntaskan proses review dengan cepat alasannya terbatas oleh deadline penyelenggaraan conferences. Kedua hal tersebut bisa menjadi salah satu jalan mudah untuk lolos ke Jurnal Scopus.
Salah satu conference di Indonesia yang memiliki luaran di Jurnal terindex Scopus untuk bidang Informatika yaitu ICW Telkomnika. Saya dan tim sudah pernah berhasil publish satu paper dengan judul “Integrating fuzzy logic and genetic algorithm for upwelling prediction in Maninjau Lake” di conferences tersebut.
![]() |
| Salah Satu Conferences dengan Luaran Jurnal Scopus |
3. Minimal Referensi 20 Artikel
Cukup banyak memang mesti membaca 20 artikel lain untuk dijadikan acuan penelitian. Namun hal itu memang harus dilakukan supaya kualitas publikasi kita menjadi semakin baik. Ingat, dilema jumlah rujukan umumnya sangat di perhitungkan oleh sebagian besar jurnal yang sudah top.
Tips untuk menulis tumpuan dengan mudah bisa Anda baca pada artikel berikut:
![]() |
| Sumber: https://pixabay.com/en/books-read-literature-paper-2840585/ |
4. Penulis Harus Lebih Dari 1
Perhatikan problem ini, penelitian yang bagus lazimnya tidak dilaksanakan sendirian, selalu ada tim yang solid dibelakangnya. Jika perlu, undang orang yang sebelumnya mempunyai publikasi di Scopus untuk melakukan observasi bareng dengan kita. Hal tersebut dapat memberikan suatu penilaian tersendiri bagi editor jurnal untuk meloloskan paper Anda.
![]() |
| Sumber: http://labb-group.com/author/admin/ |
5. Plagiarism Maximum 15%
Gunakan software untuk menyaksikan prosentase plagiasi di paper yang kita tulis. Ada banyak software plagiasi yang mampu digunakan mulai dari yang berbayar mirip Turnitin sampai yang gratis seperti Plagramme. Apabila anda seorang dosen/guru/pengajar, anda mampu meningkatkan akun anda di plagramme untuk mampu menggunakan cek plagiarisme sampai 20 artikel per bulan, gratis. Saat ini jurnal internasional dengan ranking teratas di scopus mewajibkan postingan yang dikirimkan mempunyai maksimum plagiarisme indeks sebesar 15%, ranking paling rendah scopus mungkin ada yang berkisar hingga 20%
6. Jangan Submit Paper di ‘Predatory Journal’
Ini adalah ketatukan tersendiri dalam mempublish paper. Jangan mudah tergiur untuk memasukkan paper ke jurnal yang tidak terperinci asal-usulnya (predatory). Kuncinya ialah, lazimnya jurnal yang elok tidak pernah mengantaremail kepada Anda untuk submit paper ditempat mereka. Untuk melihat daftar jurnal predatori kalian bisa cek Beall’s List of Predatory Journals and Publishers.
7. Practice, Patience, and Perseverance
Latihan, Kesabaran, dan Ketekunan yaitu kunci terpenting untuk melaksanakan semua hal diatas. Latihan dan ketabahan wajib dikerjakan supaya skill kita kian baik untuk menulis paper. Tidak ada yang instan semua niscaya dimulai dari ketidaktahuan, asalkan rajin niscaya akan berhasil.
Sumber: Struktur Scientific Paper2. Panduan Menulis Abstract
3. Panduan Menulis Introduction
4. Panduan Menulis Previous Research
5. Panduan Menulis Methodology
6. Panduan Menulis Result and Discussion
7. Panduan Menulis Conclusion
8. Panduan Menulis References
Selamat menjajal !
Penulis: Ida Wahyuni, S.Kom., M.Kom.
Contact Direct Message IG: Ida Wahyuni






