Kadang ada file yang lupa ditambahkan dan gres ingat setelah kompres akhir. Biasanya sistem yang ditempuh untuk mengatasinya yaitu dengan melaksanakan kompres ulang. Hasil kompres (RAR, ZIP atau 7Z) dihapus, lalu mengulangi kompres dengan file yang lupa dimasukkan sebelumnya.
Kalau file-file yang dikompres memiliki ukuran kecil, mungkin tidak begitu menjadi problem. Tapi jikalau rata-rata berskala besar, atau jumlah total ukurannya tidak mengecewakan besar, cara mirip di atas bakalan buang-buang waktu.
Ada cara lain yang jauh lebih gampang dan cepat.
Yaitu dengan memasukkan file secara pribadi ke dalam hasil kompresi.
Caranya, buka file RAR atau ZIP yang baru saja dibentuk, lalu seret file eksklusif kedalamnya dan ikuti petunjuk selanjutnya yang tertera pada aplikasi archiver yang dipakai mirip Bandizip, Winrar atau lainnya.
Selain dengan metode drag and drop (seret dan jatuhkan file), file juga bisa ditambahkan ke dalam arsip lewat jendela aplikasi–umumnya dengan memakai tombol plus atau tombol Add.
Ada satu hal yang perlu dikenang.
File cuma bisa disertakan ke dalam arsip dengan memakai aplikasi yang cocok dengan jenis arsip tersebut.
Sebagai contoh, untuk menyertakan file ke dalam arsip RAR, arsip tersebut mesti dibuka dengan Winrar. Kalau arsip RAR dibuka dengan aplikasi lain mirip Bandizip, maka file tidak akan mampu ditambahkan.
Contoh lainnya, untuk menyertakan file ke dalam arsip 7z, arsip tersebut harus dibuka dengan 7-zip. Jika tidak, maka file tidak akan bisa ditambahkan.

