Cara Mengintegrasikan Idm Ke Google Chrome Modern

Setelah IDM diinstall, umumnya IDM langsung terintegrasi secara otomatis di Google Chrome, tapi kadang kala mampu saja ada duduk perkara tertentu yang mengakibatkan integrasi tersebut gagal. Apabila ini yang terjadi, mau tak mauintegrasi IDM harus dilakukan secara manual.

Di Google Chrome model lawas, IDM mampu diintegrasikan dengan langsung menarik (drag and drop) suatu file ke browser. Sekarang, di model terbarunya, cara integrasi manual yang demikian cuma bisa dipraktekkan lewat mode “Menu pengembang“. Disini kita juga akan bahas cara tersebut.

Selain integrasi yang mampu dilaksanakan secara offline, ada juga cara lain yang bisa ditempuh namun membutuhkan koneksi internet.

Untuk lebih lengkapnya ikuti tindakan berikut ini.

Artikel ini sudah dicek kembali pada Maret 2019

Cara Memasang IDM di Google Chrome Secara Online

Selain cara integrasi secara offline, kita juga bisa menggunakan ekstensinya yang mampu diperoleh di situs web ekstensi Chrome. Cara ini menurut saya lebih gampang (daripada cara kedua di bawah) alasannya adalah secara keseluruhan kita cuma perlu 2x klik untuk mengintegrasikan IDM dengan browser. Klik pertama untuk download, klik kedua untuk konfirmasi pemasangan.

Caranya sederhana, kunjungi halaman ekstensi IDM di sini, lalu install mirip biasanya (mirip memasang ekstensi pada umumnya).

Buat yang belum pernah memasang ekstensi, langkah-langkah pemasangannya secara mendetail mampu dibaca di halaman ini.

Secara singkat pemasangan IDM mirip berikut ini:

1. Buka halaman ekstensi IDM di toko Chrome.

2. Klik “Tambahkan ke Chrome”.

3. Klik “Tambahkan esktensi”.

4. Tunggu download tamat.

Cara Memasukkan IDM ke Google Chrome Secara Offline

Langkah-langkahnya secara ringkas seperti berikut:

1. Buka halaman ekstensi di Google Chrome.
2. Nyalakan mode “sajian pengembang”.
3. Buka folder instalasi IDM di Explorer.
4. Tarik IDMGCExt ke halaman ekstensi.
5. Konfirmasi pemasangan ekstensi IDM.

Untuk detailnya simak yang berikut ini:

1. Klik menu browser, arahkan kursor ke Fitur yang lain, kemudian klik Ekstensi.

 biasanya IDM langsung terintegrasi secara otomatis di Google Chrome Cara Mengintegrasikan IDM ke Google Chrome Terbaru

2. Aktifkan mode “Menu pengembang” di halaman ekstensi tersebut.

 biasanya IDM langsung terintegrasi secara otomatis di Google Chrome Cara Mengintegrasikan IDM ke Google Chrome Terbaru

3. Buka folder IDM di Windows explorer, kemudian cari folder program IDM. Biasanya folder tersebut terletak di C:\Program Files (x86)\Internet Download Manager\ atau di C:\Program Files\Internet Download Manager\.

4. Cari file IDMGCExt atau IDMGCExt.crx di dalam folder IDM.

 biasanya IDM langsung terintegrasi secara otomatis di Google Chrome Cara Mengintegrasikan IDM ke Google Chrome Terbaru

5. Tarik file IDMGCExt ke halaman ekstensi yang sudah dibuka sebelumnya.

 biasanya IDM langsung terintegrasi secara otomatis di Google Chrome Cara Mengintegrasikan IDM ke Google Chrome Terbaru

6. Tunggu hingga timbul kotak pesan yang meminta konfirmasi pemasangan, lalu klik “Tambahkan ekstensi”. Apabila kotak pesan tersebut tidak timbul, restart browser, lalu ulangi tindakan di atas.

 biasanya IDM langsung terintegrasi secara otomatis di Google Chrome Cara Mengintegrasikan IDM ke Google Chrome Terbaru

Selesai. Seharusnya kini ekstensi IDM telah terpasang yang ditandai dengan munculnya icon IDM di toolbar (bilah alat) Google Chrome. IDM telah otomatis berada dalam status aktif sehingga bisa langsung digunakan.

Sebagai pemanis, IDM juga mampu digunakan di jendela Incognito (Penyamaran). Caranya yaitu dengan membuka jendela ekstensi browser, cari ekstensi IDM, klik tombol Detail, geser layar ke bawah, kemudian klik tombol geser pada opsi “Izinkan dalam mode penyamaran”.

Kalau IDM telah berhasil terpasang, panel IDM akan muncul ketika download. Tapi kalau tidak timbul, jangan terburu-buru menganggap integrasinya gagal. Cek dahulu file yang akan kau download itu darimana asalnya alasannya ada beberapa situs yang memblokir aplikasi downloader semacam IDM–lazimnya situs-situs file sharing yang membatasi kecepatan untuk free user.

Untuk mengecek integrasinya berhasil atau tidak, coba download aplikasi dari situs-situs mirip snapfiles.com atau filehippo.com.

Agar integrasinya berjalan sempurna aku sarankan untuk memutuskan IDM senantiasa dalam versi modern, kecuali jika versi lamanya masih bekerja cukup baik. Contohnya seperti model IDM aku yang ketika ini (Januari 2019) masih 6.31 Build 8, tetapi masih tetap setuju, masih bisa mendeteksi video online dengan baik.

Sekedar berita, IDM modern ketika artikel ini diupdate (Maret 2019) telah menginjak versi 6.32 Build 8. Demikianlah cara mengintegrasikan IDM ke Google Chrome.