4 Poin Penting Dalam Menulis Absurd Pada Scientific Paper

Seperti yang telah dibahas pada postingan sebelumnya, absurd yakni garis besar observasi, ditulis dengan penjelasan singkat dan padat, serta tidak diusulkan menuliskan rumus.
Selain itu ada beberapa poin penting yang mesti diperhatikan dalam penulisan absurd dari observasi kita. Hal ini dilaksanakan supaya kita mampu memperlihatkan penjelasan mengenai ringkasan observasi dengan baik.

(Baca Juga: 7 Tips Jitu Lolos Jurnal Scopus

Poin-point penting dalam menulis absurd antara lain ialah:

1. Problem

Kalimat pertama yang diterangkan di abstrak umumnya yakni duduk perkara yang mau diatasi. 
Ingat, dalam menuliskan duduk perkara di absurd, pribadi tuliskan inti persoalan. 
Jangan membicarakan kalimat pengirim yang terlalu lazim, sebab hal tersebut akan dituliskan di Pendahuluan. Anda mampu pribadi membahas pokok problem yang menjadi urgensi dilakukannya observasi ini. Sampaikan dilema tersebut dalam satu atau dua kalimat.

2. Solutions 

Solusi yang diajukan dalam solusi persoalan wajib dituliskan secara singkat di absurd. Setelah menceritakan tata cara secara singkat, jelaskan novelty dari metode tersebut (jika ada novelty dalam hal metode) pada kalimat berikutnya.

3. Novelty

Novelty ialah hal paling penting dalam suatu penelitian. Paper yang mau disubmit harus memiliki nilai keterbaharuan baik kecil maupun besar. Semakin besar novelty yang didapatkan, maka makin besar kesempatan untuk mampu masuk ke jurnal yang punya impact factor tinggi. Menurut Prof Pitoyo dari Chukyo University Japan Ada beberapa klasifikasi dalam pencapaian novelty antara lain yakni:

  • New method (Metode gres)
  • Better method (Metode yang lebih baik)
  • New masalah (Masalah baru)
  • New insight (Wawasan atau wawasan baru)

Jika kita mampu menampilkan salah satu jenis novelty di atas pada paper yang kita tulis, maka paper kita mampu dibilang pantas untuk dipublish.

4. Result

Hasil dari penelitian harus dituliskan dengan terang dalam bentuk fakta. Biasanya kalimat yang memberikan kalimat fakta diikuti dengan hasil penelitian dalam bentuk angka, misalnya “Hasil dari prediksi harga saham memakai metode FIS Tsukamoto menghasilkan akurasi sebesar 100%”.

4 Poin Penting Dalam Menulis Abstrak

Catatan embel-embel dalam menulis absurd yaitu:

  1. “Don’t write unknown acronyms” atau jangan menulis singkatan yang tidak pernah ditulis kepanjangannya di dalam paper. 
  2. “Don’t write references and citation” atau jangan menuliskan sitasi atau sumber acuan di dalam absurd. 
  3. Abstrak umumnya cuma ditulis sebanyak 200 sampai 250 kata.

(Baca Juga: 7 Tips Jitu Lolos Jurnal Scopus)  

Berikut aku lampirkan acuan penulisan abstrak dengan tema observasi yang sederhana dan biasa :

ABSTRAK

(PROBLEM) Kerusakan pada komputer menjadi salah satu hal yang paling ditakutkan terlebih bagi orang awam yang tidak mengetahui duduk perkara komputer. Hal tersebut menciptakan sebagian orang tidak mengenali kerusakan apa yang terjadi pada komputernya dan pada kesannya membawa komputer yang rusak ke daerah service.

(SOLUTION) Hal tersebut bahu-membahu tidak perlu dikerjakan kalau ada sebuah metode yang bisa mendeteksi kerusakan pada komputer. Oleh sebab itu, pada penelitian ini dibuat sebuah tata cara yang mampu memprediksi kerusakan komputer cuma dengan melaksanakan survey sederhana.

(NOVELTY) Keterbaruan dari tata cara ini ialah pada kemampuan untuk menunjukkan solusi dalam setiap duduk perkara kerusakan komputer yang terjadi. Selain itu tersedia juga sajian untuk terhubung pribadi dengan jasa service komputer bila dilema tidak dapat diselesaikan sendiri. Masyarakat lazim dapat mengakses tata cara ini dari ponsel pintar sehingga lebih praktis.

(RESULT) Menurut hasil survey pada 1000 orang pengguna, didapatkan nilai kepuasan mencapai 80% dan penduduk bisa meminimalisir biaya service komputer hingga 1 juta rupiah.


Penjelasan Versi Video:

Penulis: Ida Wahyuni, S.Kom., M.Kom.