Bimbingan Sig Part 7: Digitasi Point Pada Arcview



Sebelum kita mencar ilmu digitasi point, alangkah baiknya kita mencar ilmu dulu definisi dari digitasi. Digitasi ialah salah satu cara untuk memasukkan data spasial dalam sistem info geografi. Selain itu ada juga yang menerangkan Digitasi sebagai proses alih media dari cetak atau analog ke dalam media digital atau elektronik melalui proses scanning, digital photograph atau teknik yang lain. Pengertian lain menyebutkan Digitasi ialah pengambilan data dengan cara menelusuri peta yang telah ada dengan menggunakan meja gambar yang disebut Digitizer Tablet atau mengikuti gambar hasil scanner/penyiaman di layar monitor yang disebut dengan On Screen Digitizer.


Nah, sebelum melakukan digitasi point, hal pertama yang mesti dilakukan adalah memiliki data raster yang sudah di-georegistrasi. Jika Andabelum mempunyai data raster yang sudah di-georegistrasi, Anda mampu mengikuti bimbingan georegistrasi pada postingan berikut: Tutorial SIG Part 6: Georegister Atau Georegistrasi Data Spasial.

Namun, jika kalian masih dalam tahap belajar, boleh juga memakai peta hasil ArcView yang sudah jadi untuk memudahkan dalam proses pembelajaran. Pada artikel kali ini, akan diterangkan digitasi memakai data raster dari peta yang sudah jadi atau peta hasil digitasi ArcView yang sudah jadi untuk memudahkan Anda.

Langkah-langkah Digitasi Point:

1. Buka ArcView buat project dan view gres.

2. Tampilkan gambar raster yang telah di-georegistrasi atau gambar raster dengan ekstensi *.jpg pada view dengan cara pilih View – Add Theme. Cari folder tempat gambar raster berada, ubah Data Source Type nya menjadi Image Data Source dan pilih gambar raster-nya lalu tekakan OK.

Gambar 1 Mengambil Data Raster Sebagai Gambar Contoh

 3. Seperti lazimuntuk menampilkan gambar, centang pada theme-nya.

Gambar 2 Data Raster Sebagai Gambar Contoh

4. Buat Theme baru yang bertipe point dengan cara pilih sajian View – New Theme – pilih Point.

Gambar 3 Tampilan New Theme

5. Kemudian tekan OK dan simpan file di folder yang sudah disiapkan di drive C atau D, lalu Theme Baru yang bertipe Point akan timbul pada view.

6. Theme Point dalam kondisi editable, hal ini ditandai dengan garis putus-putus yang ada di sekeliling chek box.
Note: Editable = bisa diedit/diubah.

Gambar 4 Toolbox Editable

7. Kemudian untuk menggambar Point pilih tool untuk melakukan digitasi poin.

8. Untuk menyimpan pilih menu Theme – Stop Editing dan digitasi akan tersimpan. Setelah di-stop editing maka garis putus-putus pada chek box akan hilang.

Gambar 5 Tampilan Hasil Digitasi Point

Tutorial Tambahan: Mengisi Data Attribute/Tabular dari Theme Point

Bisa dipakai pada Digitasi Point, Line dan polygon

1. Untuk membuka data tabular dari sebuah theme ialah dengan memilih hidangan Theme – Table, atau pilih button Open Theme Table ( ).

2. Untuk mengedit tabel, tentukan tabel dalam keadaan editable yang ditandai dengan model goresan pena tegak pada field-fieldnya. Cara untuk mengaktifkan field yakni dari sajian Table pilih Start Editing.

Gambar 6 Tampilan Menu Start Editing

3. Agar mampu mengiskan data kita butuh menyertakan filed atau tabel baru pada tabel. Untuk menambah field pada tabel pilih sajian Edit – Add Field. Jangan lupa untuk mengedit

Gambar 7 Tampilan Field Definition

4. Apabila recordnya kurang, kalian bisa memperbesar recordnya, dari hidangan Edit – Add Record (Ctrl+A).

5. Untuk menulis atau menedit tulisan pada record, pilih button Edit.

6. Jika telah final diedit, kalian haru menyimpan akhirnya dengan cara pilih menu Table – Stop Editing – dan pilih Yes.

<<< Tutorial SIG Part 6: Georegistrasi Data Spasial

>>> Tutorial SIG Part 8: Digitasi Line

Kembali ke daftar isi

________________________
Referensi:
Modul SIG “Pengenalan Sistem Informasi Geografis” oleh Ida Wahyuni, S.Kom., M.Kom.