Handmade Vs Machine Made (Fashion)

Celana pendek, kemeja, rok, atasan, gaun, celana jeans, atau busana tradisional dalam daerah tertentu, mempunyai banyak opsi yang tersedia dalam hal pakaian. Sesuai preferensi individu dan aturan sosial, setiap orang mampu memilih untuk memakai apa pun yang mereka suka. Alhasil pasar sarat dengan keanekaragaman busana.

Pasar diisi dengan dua klasifikasi busana: busana produksi mesin (machine made) dan busana bikinan tangan (handmade). Setiap orang dapat menentukan semua jenis busana. Keduanya nyaman dan bermanfaat bagi pemakainya dengan caranya sendiri. Perbedaan mendasar antara keduanya yaitu bahwa busana bikinan tangan (handmade) dibentuk seluruhnya oleh insan, sementara machine made dibuat oleh insan dengan pertolongan mesin.

Salah Satu Produk Rok dari Cathy Project yang Dibuat Secara Handmade

Jauh sebelum adanya penemuan mesin tekstil, hanya ada busana bikinan tangan! Kemudian, mesin pembuat busana mulai menguasai pasar busana. Namun busana buatan tangan tidak pernah kehilangan usul. Masih ada penggemar handmade di seluruh dunia. Orang lebih menentukan handmade alasannya faktor kekuatan, daya tahan, dan keunikannya. Salah satu produsen busana handmade yaitu Cathy Project Boutique

 atau pakaian tradisional dalam wilayah tertentu Handmade vs Machine Made (Fashion)  

Cathy Project Boutique hanya membuat busana dalam jumlah terbatas tiap motifnya. Pakaian handmade membuat anda tampil beda dari yang lain dan sangatlah kecil kemungkinan ada yang menyamainya.

Salah Satu Jenis Jilbab di Cathy Project

Namun tidak disangsikan lagi bergotong-royong mesin pembuat pakaian senantiasa menguasai pasar pakaian. Produsen pakaian grosir maupun pengecer banyak menggunakan mesin busana. Semakin usang penggunaannya akan makin murah, dan mampu digunakan dalam ukuran dan pola apapun. Tapi mereka tidak mencakup nilai-nilai estetika. Sudah banyak produsen-produsen besar seperti Matahari Dept. Store yang banyak menggunakan mesin.

Memang benar bergotong-royong orang akan berpikir dua kali sebelum berbelanja pakaian produksi tangan ataukan produksi mesin. Hal ini alasannya adalah handmade membutuhkan ongkos lebih besar. Persiapan yang diperlukan sangat melelahkan dan memakan waktu. Para pembuat harus mengurus hal terkecil pada detailnya. Oleh sebab itu, mereka biasanya ongkos lebih. Di segi lain, hal-hal tersebut mampu dengan gampang disiapkan dengan perlindungan mesin

Mesin membuat busana yang dibuat secara massal. Mereka memperlihatkan perlakuan yang sama untuk sejumlah besar busana. Sangat mungkin bahwa akan kehilangan perkiraan dalam beberapa saat, namun mustahil bahwa mereka akan memberikan pehatian yang lebih baik. Mereka bertahan hanya beberapa bulan atau beberapa tahun. Di sisi lain, handmade dikenal karena keunikan dan dalam perlindungan perhatian khusus.

Dalam hal tampilan, kesimpulan tidak dapat ditentukan, dimana preferensi individu sangat mensugesti. Ada sebagian orang di dunia yang hanya menggunakan kerajinan dari kawasan tertentu. Meskipun ada sebagian juga yang hanya suka pada buatan mesin merek tertentu. Setiap jenis akan terlihat baik kalau orang yang memakainya merasa tenteram.

_________________________
Pustaka:
[1] Fibre2Fashion. Are Machine Made Clothes Better than Hand-made Clothes. Online. http://www.fibre2fashion.com/industry-article/6203/are-machine-made-clothes-better-than-hand-made-clothes