13 Langkah Solusi Memperbaiki Komputer Yang Menyala Sebentar Lalu Mati Sendiri

Apa yang harus dikerjakan bila komputer mati sendiri saat proses permulaan booting?

Apakah komputer Anda mati dengan sendirinya beberapa ketika sesudah dinyalakan atau di beberapa titik sebelum sistem operasi dimuat? Jika iya, Anda mungkin menghadapi satu persoalan mirip korsleting listrik atau apapun hingga dilema hardware serius.
Karena ada beberapa penyebab PC Anda mati dengan sendirinya selama proses booting, sungguh penting jikalau Anda membaca dan mencoba pemecahan problem di bawah ini secara berurutan.

Penting

Jika komputer anda mampu menyala terus, tapi tidak timbul apapun di monitor, maka anda mampu menuju ke “Bagaimana Memperbaiki Komputer yang Tidak Menyala” untuk panduan yang lebih biasa .

Proses ini bisa menyantap waktu mulai dari beberapa menit hingga berjam-jam tergantung pada masalah mengapa komputer mati sesaat sesudah dihidupkan.

Langkah 1: Periksa dan Perhatikan Suara Beep (Beep Code)

Dengan perkiraan, Anda cukup beruntung untuk mendengar suara arahan beep dari komputer anda, maka akan lebih mudah untuk dapat mengetahui letak urusan komputer. Sebuah arahan beep akan memberitahu dengan persis apa penyebab komputer Anda mati. Klik disini untuk panduan arahan beep jika anda mendengar bunyi beep.

Dengarkan dengan seksama instruksi beep yang berbunyi saat komputer mulai dinyalakan. Jika terlupakan, cukup restart/hidupkan kembali komputer anda, dan dengarkan lagi. Setidaknya me-restart atau menghidupkan kembali komputer beberapa kali tidak akan memperburuk dilema.

Langkah 2: Periksa Switch Power Supply

Apabila ada, Pastikan bahwa switch tegangan power supply diatur dengan benar. Jika tegangan input untuk power supply tidak sesuai dengan pengaturan di negara Anda, komputer Anda mungkin cuma akan menyala sebentar.

Seharusnya komputer Anda tidak akan menyala sama sekali kalau switch ini salah, tetapi tegangan pasokan yang tidak sesuai juga dapat menimbulkan komputer Anda mati dengan sendirinya. Switch kecil ini dipakai untuk mengatur tegangan input ke power supply baik 110v/115v ataupun 220v/230v. Di Indonesia harusnya di set ke 220v/230v.

Langkah 3: Periksa Suhu Komputer (Mungkin Overheat)

Pastikan bahwa komputer anda menerima sirkulasi udara yang cantik. Jika suhu unsur di komputer anda kurang acuh taacuh, atau mungkin terjadi overheat di sebuah titik yang membuat komputer otomatis mati.

Untuk sementara, cobalah untuk membuka chasing komputer anda. Dalam point ini, coba periksa apakah komponen dalam komputer anda berdebu. Jika kotor atau berdebu, maka telah saatnya komputer anda dibersikan dari abu, anda mampu menggunakan pompa angin ataupun memakai cara tradisional dengan melepas komponen satu persatu dan membersihkannya. lalu cobalah untuk menyalakan kembali. 

Jika beberapa menit lalu komputer sudah wajar kembali, kemudian dalam beberapa menit atau berjam-jam lalu terulang kembali, ada kemungkinan sirkulasi udara berurusan, utamanya kipas CPU. Sudah saatnya diberi pasta CPU lagi, atau bahkan mungkin sudah saatnya mengubah kipas CPU anda. Selain itu anda mampu menyertakan satu atau dua kipas lagi di chasing anda untuk memperbesar sirkulasi udara.

Langkah 4: Adanya Korsleting Listrik

Periksa apakah ada korsleting listrik di dalam komputer Anda. Hal ini sungguh sering menjadi penyebab masalah dikala komputer menyala sebentar lalu mati.

Penting

Sangat, sungguh penting bahwa Anda mesti menyediakan waktu untuk mengusut bab dalam komputer Anda untuk mencari sesuatu yang mampu menyebabkan korslet. Jika Anda tidak menyediakan waktu untuk memecahkan dilema ini, Anda mungkin akan berakhir dengan penggantian hardware mahal tanpa alasan yang elok.

Korsleting listrik di dalam komputer sering disebabkan oleh sekrup, dalam perkara ini mungkin ada kontak fisik dengan logam pada motherboard atau bagian internal yang lain. Sekrup yang dipakai untuk mengamankan nyaris setiap komponen bab dalam perkara tergolong kartu video, kartu suara, hard drive, drive optik, dll. Goyang-goyangkan PC Anda, jikalau ada suara gemeretak kemungkinan ada sekrup yang sudah lepas, gunakan obeng yang kecil dan agak panjang untuk membantu mengeluarkannya.

Korsleting listrik di dalam komputer adakala juga disebabkan oleh kabel yang telah kehilangan lapisan pelindung mereka dan membuat kontak fisik dengan unsur internal.

Langkah 5: Test Power Supply

Hanya alasannya adalah komputer Anda menyala beberapa saat belum memiliki arti bahwa power supply di komputer Anda sudah bekerja dengan baik. Power supply cenderung menimbulkan lebih banyak problem dibandingkan dengan perangkat keras yang lain dan sungguh sering menjadi penyebab komputer mati dengan sendirinya. Cobalah cek dengan menggantinya memakai power supply dari komputer lain

Langkah 6: Periksa Tombol Power

Coba untuk mengevaluasi tombol power di bagian depan PC. Jika tombol power korslet atau bahkan mungkin melekat dan terus tertekan ke dalam, dan mungkin menjadi penyebab komputer mati dengan sendirinya. Gantilah tombol power tersebut kalau itu masalahnya.

Langkah 7: Pasang Ulang Semua Komponen Komputer

Cabut semua kabel dan hardware dalam PC anda kemudian pasang kembali. Ada kemungkinan satu atau lebih kabel ataupun hardware telah longgar. Cabut dan pasang kembali hal hal seperti kabel power, kabel data, memori, expansion cards (VGA, sound card, dll), dan lain sebagainya.

Penting

Lepas dan pasang kembali kabel keyboard dan mouse juga. Kecil kemungkinan hal ini menjadi penyebab persoalan, tapi kita dilarang mengabaikannya ketika memasang ulang semua komponen komputer.

Langkah 8: Pasang Ulang CPU

Jika solusi diatas masih tidak membuahkan hasil, lepaskan kemudian pasang kembali CPU jikalau ada prasangka bahwa mungkin telah longgar atau mungkin belum terpasang dengan benar.

Catatan

Kemungkinan pemasangan CPU tidak benar atau longgar sangatlah kecil dan alasannya pemasangannya ialah peran yang sensitif. Hal ini bukan ialah dilema besar jikalau Anda tetap berhati-hati!

Langkah 9: Gunakan Minimum Hardware

Nyalakan PC Anda dengan hardware yang terpenting saja. Tujuan di sini ialah untuk sementara melepaskan hardware sebanyak mungkin tetapi tetap menjaga komputer biar dapat menyala dengan benar.

  • Jika komputer Anda nyalakan, dan mampu terus menyala, dengan hardware penting saja, lanjutkan ke Langkah 10.
  • Jika komputer Anda tetap mati dengan sendirinya, teruskan ke Langkah 11.

Penting

Langkah ini cukup mudah bagi siapa pun, tidak butuhalat khusus, dan bisa menawarkan banyak isu yang sungguh berguna. Langkah ini tidak boleh dilewati jika sesudah mencoba semua langkah sebelumnya, komputer Anda masih mati dengan sendirinya.

Langkah 10: Periksa Hardware Tambahan

Ketika hardware yang paling penting sudah terpasang dan tidak ada persoalan. Lanjutkan dengan memasang kembali setiap hardware perhiasan lainnya. Uji kembali komputer anda (nyalakan kembali) di setiap pemasangan satu hardware, untuk menyelidiki apakah setiap hardware yang dipasang berurusan atau tidak.

Karena PC Anda dinyalakan hanya dengan hardware paling penting, komponen-unsur tersebut melakukan pekerjaan dengan benar. Ini bermakna bahwa salah satu hardware embel-embel yang dilepaslah yang menimbulkan komputer Anda mati dengan sendirinya. Dengan memasang hardware tersebut ke komputer Anda dan melaksanakan pengujian sesudah setiap pemasangan satu hardware, Anda akan menemukan hardware yang mengakibatkan duduk perkara Anda. Setelah anda menemukannya, ganti hardware yang memiliki masalah tersebut dengan yang baru atau yang masih melakukan pekerjaan .

Langkah 11: Gunakan PC Analyzer / Power On Self Test card

Uji PC memakai PC Analyzer / Power On Self Test card. Jika komputer Anda terus mati dengan sendirinya meski hanya dengan hardware yang penting saja, POST card akan membantu mengidentifikasi hardware mana yang memiliki masalah.

Jika Anda tidak memilikinya dan tidak ada impian membeli POST card, teruskan ke Langkah 12.

Langkah 12: Periksa Hardware Minimum

Ganti setiap hardware dalam komputer anda satu persatu dengan hardware yang sama atau setara tetapi yang sudah “dikenali kondisinya masih cantik“. Lakukan pengetesan setiap penggantian satu unsur, untuk mengenali hardware mana yang bermasalah.

Catatan

Sebagian besar pengguna komputer tidak mempunyai koleksi sparepart komputer. Saran saya yaitu kembali ke Langkah 11. Harga PC Analyzer / POST card tidaklah mahal dan ialah pendekatan yang paling masuk nalar daripada berbelanja semua persediaan sparepart komputer.

Langkah 13: Bantuan Profesional

Terakhir, jikalau semuanya gagal, Anda mungkin perlu mencari santunan profesional di sentra servis komputer atau dari servis resmi produsen komputer Anda.

Sayangnya, tanpa POST card dan juga tanpa sparepart pengganti, Anda tidak akan tahu hardware mana yang berurusan. Dalam masalah ini Anda mempunyai sedikit pilihan selain mengandalkan individu atau perusahaan yang memiliki sumber daya tersebut.

Secara Teori, Setelah langkah terakhir dijalankan, komputer anda semestinya sudah dapat berfungsi kembali.

Catatan

Apabila anda merakit komputer sendiri, periksa kembali konfigurasi anda! Ada kemungkinan besar persoalan ini terjadi alasannya adalah ada kesalahan konfigurasi, bukan sebab hardware yang rusak.

Apabila anda mengalami duduk perkara spesifik yang lain pada komputer, Anda dapat menyerahkannya terhadap teman atau kolega anda, ataupun ke sentra servis resmi komputer anda, atau Anda dapat menuju ke panduan “Bagaimana Memperbaiki Komputer yang Tidak Menyala” kalau ingin berusaha sendiri terlebih dahulu.

_________________
– Oleh Tim Fisher, About.com Guide, kini menjadi Lifewire
Computer Hope, Computer POST and beep codes